SAMARINDA-Pemerintah Australia memberikan bantuan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Timur. Pesawat Hercules C-130 berkapasitas 15.000 liter air dikerahkan untuk melakukan water bombing di kawasan Sambutan, Samarinda.
Operasi pemadaman udara ini turut didukung pesawat Cessna Citation sebagai pengarah dan 20 personel spesialis penerbangan Australia.
Hadirnya Australia yang turut membantu memadamkan Karhutla di Kaltim tidak lepas dari kerja nyata Wagub Kaltim Seno Aji yang terus berkomunikasi dan koordinasi langsung dengan Pemerintah pusat melalui BNPB.
Langkah nyata ini membuktikan bahwa Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji benar benar kerja untuk kepentingan rakyat yang sesuai dengan slogannya Kompak Bergerak Berdampak.
Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, mengatakan bantuan pemadaman dari Australia merupakan hasil koordinasi Pemerintah Indonesia melalui BNPB dengan Kedutaan Besar Australia.
Sebelumnya, Seno telah bertemu langsung dengan Kepala BNPB di Jakarta. Koordinasi kemudian dilanjutkan melalui pertemuan daring bersama Kedutaan Besar Australia.
“Alhamdulillah mereka hadir di Kalimantan Timur. Satu flight sudah terbang tadi, kemudian sekarang sudah flight kedua,” ujar Seno.
Minister Counsellor for Humanitarian and Human Development Australian Embassy Indonesia, Tim Stapleton, mengatakan pesawat C-130 telah menyelesaikan sorti pertama operasi water bombing untuk membantu melindungi masyarakat dan bangunan di sekitar kawasan terdampak di Samarinda.
Sorti adalah istilah dalam dunia penerbangan yang berarti satu kali pelaksanaan misi penerbangan. Menurutnya, pesawat tersebut mampu menjatuhkan hingga 15.000 liter air dalam sekali sorti.
Operasi pemadaman diperkirakan dapat dilakukan hingga enam sorti setiap hari selama tujuh hari ke depan.
Selain pesawat pemadam, Australia turut mengerahkan pesawat Cessna Citation sebagai pengarah operasi udara serta 20 personel spesialis penerbangan yang dipimpin Chief Superintendent Matthew Reeves.
Tim Stapleton menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Indonesia dan Pemprov Kaltim atas dukungan terhadap operasi tersebut.
Wagub Seno Aji menyebut bantuan ini merupakan bagian dari hubungan persahabatan panjang antara Indonesia dan Australia. Kedua negara, katanya, memiliki sejarah saling membantu dalam penanganan kebakaran hutan.
Pada 2020, Indonesia mengirimkan personel BNPB dan TNI untuk membantu Australia ketika negara tersebut dilanda kebakaran hutan hebat.
Sebaliknya, NSW Rural Fire Service Australia juga pernah membantu penanganan kebakaran hutan di Sumatera pada 2015.
Seno Aji menjelaskan, operasi pemadaman udara tidak hanya menyasar kawasan Sambutan. Pemerintah memprioritaskan sejumlah wilayah yang masih memiliki titik panas, di antaranya Makroman, Sambutan, Anggana, dan Santan Ulu di Kabupaten Kutai Kartanegara.
