SAMARINDA – Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur Dr. Chatarina Muliana, S.H., S.E., M.H.memimpin langsung prosesi pelantikan, pengambilan sumpah, dan serah terima jabatan 4 pejabat Eselon III di lingkungan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur, bertempat di Aula Kejati Kaltim.
Upacara pelantikan turut dihadiri Wakil Kepala Kejati Kaltim Nur Asiah, S.H., M.Hum., para Asisten Kejati Kaltim, para Kepala Kejaksaan Negeri se-Kaltim, Kabag TU, para Koordinator, para Kasi di Kejati Kaltim, serta pengurus Ikatan Adhyaksa Dharmakarini/IAD Wilayah Kaltim.
Berikut 4 pejabat Eselon III yang resmi dilantik dan diambil sumpahnya:
1. Deddy Yuliansyah Rasyid, S.H., M.H. sebagai Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara Kejati Kaltim. Sebelumnya menjabat Kajari Tarakan, menggantikan Dr. Arief Indra Kusuma Adhi, S.H., M.Hum.yang promosi menjadi Kajari Jakarta Barat.
2. Dr. Robert Jimmy Lambila, S.H., M.H. sebagai Asisten Pemulihan Aset Kejati Kaltim. Sebelumnya Kasubdit Layanan Laporan Pengaduan Masyarakat pada Jampidsus Kejagung, menggantikan Muchsin, S.H., M.H. yang menjadi Kajari Banjarmasin.
3. Aji Kalbu Pribadi, S.H., M.H. sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Kutai Kartanegara. Sebelumnya Kabag Penyusunan Program, Laporan dan Penilaian pada Ses Jambin Kejagung, menggantikan Tengku Firdaus, S.H., M.H.yang menjadi Aspidsus Kejati Sumatera Selatan.
4. Dr. Hary Palar, S.H., M.H.sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Paser. Sebelumnya Koordinator pada Kejati Kaltim, menggantikan Deddy Herliyantho, S.H., M.H.yang menjadi Aspemulihan Aset Kejati Kalimantan Selatan.
Mengawali amanatnya, Kajati Kaltim mengucapkan selamat kepada pejabat yang baru dilantik. Ia menyebut para pejabat tersebut merupakan pribadi-pribadi terpilih yang memiliki kualitas untuk memimpin dan menggerakkan roda organisasi guna mendukung visi dan misi institusi Kejaksaan.
“Kegiatan promosi dan mutasi ini merupakan hal yang lumrah. Penempatan dan alih tugas di lingkungan Kejaksaan merupakan kebijakan organisasi yang terus dilakukan secara berkelanjutan, seiring dengan perjalanan organisasi yang harus terus maju dan bergerak, guna memenuhi tugas yang semakin kompleks,” ujar Dr. Chatarina Muliana.
Lebih lanjut, Kajati menekankan makna filosofis dari jabatan.
“Jabatan adalah sebuah amanah yang dititipkan Allah Subhanahu Wa Ta’ala kepada kita. Tanda jabatan yang disematkan saat ini janganlah membuat kita sombong. Justru dengan jabatan baru ini kita harus lebih rendah hati, serta mampu mempertanggungjawabkannya tidak hanya kepada pimpinan dan masyarakat, tetapi yang utama kepada Sang Pemberi Amanah,” pesannya.
Kepada para Kajari dan Asisten yang baru dilantik, Dr. Chatarina Muliana menginstruksikan agar segera mengidentifikasi, mempelajari, menguasai, dan menyelesaikan berbagai persoalan di satuan kerja yang baru.
“Gunakan akselerasi dan akurasi dalam melaksanakan tugas,” tegas Kajati.
Ia juga meminta pejabat baru menciptakan suasana kerja yang produktif, inovatif, transparan, dan akuntabel. Etos kerja harus berorientasi pada pelayanan publik, serta menjunjung tinggi integritas dan menjauhi segala bentuk penyimpangan.
“Wujudkan proses penegakan hukum yang adil, profesional dan bermanfaat, yang dilaksanakan dengan senantiasa mengacu pada integritas luhur,” ujarnya.
Di akhir amanat, Kajati Kaltim menyambut kedatangan pejabat baru di Bumi Etam.
“Saya ucapkan selamat datang di Bumi Etam Kalimantan Timur dan selamat bekerja. Laksanakanlah tugas dengan sungguh-sungguh, sehingga penegakan hukum yang dilakukan Kejaksaan benar-benar dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat, bangsa dan negara,” pungkasnya.
